Latest Event Updates

[SAP BIBO] SAP BIBO 4.1 SP02 Installation – Linux & DB2 (Part 1)

Posted on Updated on

Hi guys,

last week we got new customer requirement, they need us to installed SAP BIBO 4.1 based on Linux and DB2.

this requirement also included built HA-DR between DC and DR, we used RedHat EL6 and DB2 10 (run top of VMware) which bundled by SAP, so we need installed OEM Licensed separated after finish installed.

Make sure, you already prepared OS, Patch OS and defined filesystem for SAP BI and DB2 Installation.

Enjoy this video

Ghochi

 

[SAP on Solaris (Zones) ] ./sapinst ERROR GUI at Zone Solaris

Posted on Updated on

Mungkin sangat jarang ketemu dengan masalah instalasi SAP di atas Zones/Container di Oracle sun Solaris, tapi ini kenyataan. Konyol memang disaat permulaan instalasi kita sudah di hadapkan dengan permasalah SAPTool Gui tidak muncul dengan error DISPLAY

mungkin kita sudah coba beberapa solusi seperti :

  • export/setenv DISPLAY, dengan coba test xclock
  • ssh -X root@hostname
  • ulimit -n di user root ke 8192

tapi cara diatas masih saja tidak bisa memunculkan SAPToolnya, kita pernah menemukan problem seperti itu dan solusinya cukup kontra dengan SAP notes.

jika anda baca SAP Note 724713 di situ dikatakan bahwa kita harus setting /etc/project untuk user root, untuk settinganya sebagai berikut :

projmod -s \
-K “process.max-file-descriptor=(basic,65536,deny)” \
-K “process.max-sem-nsems=(priv,2048,deny)” \
-K “project.max-sem-ids=(priv,1024,deny)” \
-K “project.max-shm-ids=(priv,256,deny)” \
-K “project.max-shm-memory=(priv,18446744073709551615,deny)” \
user.root

ada 1 nilai yang menarik yaitu process.max-file-descriptor=(basic,65536,deny), justru dengan menghapus nilai ini, kita bisa menjalankan SAPTool dan kita bisa lanjut untuk proses instalasi

bisa jadi version dari Sun Solaris-nya nilai max-file-descriptor ini tidak relevel untuk Sun Solaris 10 Update 8.

semoga membantu

- Ghochi Elin Kuswoyo -

[SAP on DB] Merubah Hostname DB2 LUW SAP

Posted on Updated on

Sering kali kita di hadapka dalam projek, dimana kita diminta untuk merubah hostname dari server sehingga akan berdampak pada hostname dari SAP Central Instance dan Database itu sendiri.

ketika ada perubahan hostname di sisi Centall Instance, itu sangat mudah sekali hanya kita merubah environment dan profile dari SAP, namun berbeda dengan jika perubahan itu berdampak pada level database.

dalam tulisa ini, kami coba menjelaskan bagaimana cara merubah hostname dari DB2 :

(1)  Matikan semua service DB2 dengan perintah >db2stop (mematikan DB2 Instance dan DB2 Manager)

(2)  Cek DB2 Registry di level -g dengan perintah >db2set -g | grep DB2SYSTEM, ubahlah nilai dari DB2SYSTEM ini dengan hostname yang baru (ingat : dijalankan di bawah user root).

db2set ini ada di /db2/db2<sid>/sqllib/adm,

perintah untuk merubahnya sebagai berikut #./db2set -g DB2SYSTEM=hostnamebaru

(3). Langkah terakhir adalah, kita ubah nilai dari db2nodes.cfg dengan hostname baru, file db2nodes.cfg ini berada di /db2/db2<sid>/sqllib

(4). tinggal start DB2 dan  SAP DB2 Client di /sapmnt/SID/global/db2/db2cli.ini di ubah ke Hostname DB2 yang baru

(5). Selesai

metode ini sangat penting juga ketik kita pingin membangun HACMP/Cluster menggunakan DB2, dimana sering kali kita pake trick buat “softlink” untuk file db2nodes.cfg

enjoy DB2 :-)

- Ghochi Elin Kuswoyo -

 

[SAP on DB2] Install HADR DB2

Posted on Updated on

DB2 memberikan kemudahan untuk konfigurasi HADR untuk penunjang infrastruktur dari SAP, hematnya untuk konfigurasi HADR ini bisa di rangkum sebagai berikut :

  • Definisikan Port dan Service untuk HADR sebagai primary dan secondary host
  • Untuk Archiving log baik primary dan secondary harus aktif
  • Setting parameter yang berhubungan dengan HADR
  • Backup offline Primary Sites
  • Restore dari backup Priamry sites
  • Rollforward standby database dalam posisi DATABASE
  • start HADR di standby sites terlebih dahulu
  • start HADR di primary sites kemudian

simple dan mudah

- Ghochi Elin Kuswoyo -

[SAP on DB2] Instalasi license OEM SAP DB2

Posted on Updated on

Akhir akhir ini, banyak customer yang menggunakan IBM DB2 untuk RDBMS-nya di SAP, di karenakan sangat kecil dalam “space” dan kemudahan dalam manajemen database-nya.

dalam tulisan ini kami coba menjelaskan beberapa perbedaan instalasi license di DB2 berdasarkan versinya

DB2 LUW 10.5

Untuk instalasi versi DB2 ini, kita harus download di http://service.sap.com/swdc, pilih ke Database and Database Patches –> DB2 for LUW

download file DB2 LUW 10.5 SAP OEM License (zip), ekstrak file dan anda akan dapat 3 File

  • db2aese_c.lic
  • README OEM License.txt
  • sam32.lic

logon sebagai user db2<sid> dan jalankan db2licm -a db2aese_c.lic dan selesai

untuk versi DB2 lainya bisa liat di SAP Note 816773

- Ghochi Elin Kuswoyo -

[SAP MOBILITY] Instalasi SAP Sybase Unwired Platform 2.1

Posted on Updated on

Sybase Unwired Platform sekarang lebih di kenal sebagai SAP Mobile Platform, SAP Mobile Platform ini sebagai layer yang menjembatani (middleware) diantara data source yang heterogen (RDBMS, file) dengan aplikasi mobile.

secara garis besar untuk gambaran platform SUP sebagai berikut

Image

untuk proses instalasi SUP 2.1 ini, perlu ktia download package-nya di SMP (http://service.sap.com/swdc)

Image

Untuk instalasi, kita pililh sebagai Evaluation

 

 

 

Image

 

Tunggu sampai proses selesai…. selanjutnya

request license ke SAP PortalImage,

anda harus mengirimkan data MAC Address dari Server

Image

Download File License tersebut dan upload ke Server dan jalankan license.bat

 

 

Image

Image

 

cek License-nya

Image

Selesai

- Ghochi Elin Kuswoyo -

 

“Normal atau Ke…

Quote Posted on

“Normal atau Kejutan. Semakin banyak Produk dan Add-on di SAP Technology, Semakin Lari orang-orang Jerman bertingkah, kita masih jalan atau sedang kejar-kejaran? tentukan Langkahmu”

2013, sudah semakin banyak produk dan teknologi yang sudah beredar di mana-mana, dari makin canggih dan makin ruwet ketika proses implementasi, kadangkala berpikir apakah ini minor atau  major untuk perubahan.

Seorang konsultan ataupun praktisi IT sudah pasti melihat ini chance yang sangat bagus untuk menambah kompetensi skill-nya, namun apakah cukup di imbangi dengan proses yang mengarah dengan metode-metode yang di pakai SAP atau masih berpikiran pola pikir koboi atau cara kerja software tetangga. Allahu’Alam

tapi, satu hal yang pasti, dimana ada kejar-kejar an itulah kesempatan kita untuk saling mendahului, Go a head, learn what you love and get success.

Java Bean – Pejaten Village