Month: April 2009

Istilah Istilah di SAP BW

Posted on Updated on

setelah tahu secara umum, SAP BW apa sih ?? di  pakai untuk apa?? bagaimana fungsinya?? mungkin selanjutnya bertanya tanya, istilah istilah apa saja yang ada di SAP BW untuk proses pemodelan data yang nantinya menjadi sebuah report yang benar benar menjadi sebuah decision support untuk level top management.

di SAP BW secara umum kita mengenal isitilah characteristic/attributes, atau enaknya kalau temen2 menggambarkan ini adalah kolom dari sebuah tabel, bisa menjadi kolom key (primary key)  atau menjadi kolom selain primary key dong?!!!, selanjutnya kita mengenal istilah key figures bisa di bilang kolom yang digunakan BW untuk tujuan proses analisa, artinya??? kolom – kolom yang digunakan untuk menampung data yang berhubungan dengan angka/amount,dll, bisasanya kolom key figures ini melekat (apa ya .. enaknya sebut, yang terbentuk ketika proses transaksi lah) pada transaksi data master.

SAP BW membentuk dimensi – yang terdiri dari master data yang terdiri dari primary key dan non primary key (misalnya : master data customer, master data material, dll) -, dan sebuah fact table – kumpulan dari primary key dari beberapa key tabel dimensi beserta key figures -, menjadi sebuah pemodelan star schema dan ini lah nantinya kita sebuah sebuah Cube.

sebuah Cube inilaha nantinya kita bisa membentuk bermacam macam report jika dilihat dari sudut dimensi manapun, Cube di BW cukup penting dalam proses pembentukan laporan untuk manajemen.

Cube ini nantinya akan berisi data transaksi yang di atur strategi load data berdasarkan kebutuhan report yang akan dihasilkan, di sini dibutuhkan proses manajemen dalam penjadwalan penarikan data yang nantinya akan berpengaruh pada pembentukan report.

– Gochi Elin Kuswoyo –

Advertisements

Mengenal SAP BW

Posted on Updated on

SAP BW (Business Information Warehouse), modul dari SAP ini cukup baru (bukan berarti baru 1 thn ada) dan cukup unik dalam implementasi karena disamping harga modulnya cukup mahal, juga tidak banyak perusahaan yang implementasi SAP BW, bisa jadi terpikir buat apa ya BW ?? kalau untuk hanya menampilkan reporting di sisi Top Management, heheeheh ..

SAP BW identik dengan modul yang diimplementasi paling lama dan paling tidak tepat waktu, hehehe (aku baca beberapa blog dan buku sih 🙂 ), tapi justru inilah tantangan di modul BW, tidak banyak orang yang bisa menguasai full dari modul BW.

Proses modeling BW sendiri cukup familiar dan sebetulnya BW sendiri sudah ada sebelum SAP memunculkan produk SAP BW-nya, tidak heran banyak kompetitor yang bersaing dalam bidang Business Intelligence, kasarnya sebut aja Cognos, Business Object (notabenya sekarang sudah di beli SAP-red), Oracle, SAS, dll.

SAP BW murni sebuah modul pemodelan dari data history dan transaksi yang diambil dari backend SAP (sebut aja, R/3 Production), yang digunakan untuk membentuk sebuah model bisnis report yang dapat dipakai untuk menganalisa data yang dianggap perusahaan (manajemen-red) sebagai tolak ukur performansi perusahaan.

Contohnya?? ya, misalnya data customer yang ada di perusahaan berapa banyak perbulan, data penjualan berdasarkan sales region, laporan treasury selama pertahun, Balance Sheet report , P&L report yang ditampilkan dalam sebuah front end yang cukup user friendly (misalnya report itu dapat diakses manajemen hanya dalam mengakses web browser),

di SAP BW, kita mengenal istilah pemodelan ‘Star Schema’, pemodelan ini lah yang cukup unik di lingkungan BW, karena hanya di sistem OLAP sajalah yang dipakai, masalah masala desain database yang kita kenal di perkuliahan(Normalisai Database, mungkin tidak dipakai ketika kita berkecimpung dalam lingkungan star schema).

SAP BW bisa digambarkan sebuah bendungan data yang mengambil data data penting dari R/3 dan menghasilkan report, Anda mungkin mengenal istilah KPI (Key Performance Indicator), model model ini lah yang nantinya ada dan fitur yang harus ada di lingkungan BW.

Jadi, SAP BW secara umum sebuah modul dari SAP yang dipakai untuk decision support untuk manajemen yang nantinya akan berpengaruh pada strategi dari perusahaan.

– Gochi Elin Kuswoyo –

Implementasi MySAP ERP

Posted on Updated on

Setelah kita coba membahas tentang MySAP dan Netweaver, dalam tulisan ini kami akan coba memberikan ilustrasi sebuah implementasi solusi My SAP ERP. Melihat kompleksnya komponen penyusun MySAP ERP dalam beberapa kasus, setelah melakukan implementasi SAP ECC, suatu perusahaan sering mengimplementasikan komponen komponen penyusun MySAP ERP yang merupakan part of Netweaver Technology, secara bertahap.

contoh_landscape1

Dalam ilustrasi ini, SAP ECC (ERP Central Component) merupakan core dari solusi MySAP ERP, dalam SAP ECC ini semua transaksi diproses dan data transaksi disimpan. Karena merupakan core, jelas implementasi MySAP ERP harus mendahulukan implementasi SAP ECC.

Selanjutnya kita dapat melihat bahwa untuk mendukung aksesibilitas dan kemampuan sebagai sebuah ERP software, SAP ECC “dipersenjatai” dengan beberapa komponen SAP Netweaver. SAP BI, akan menarik beberapa data transaksi dari ECC dan mengolahnya menjadi report yang bisa memiliki beberapa dimensi dan bisa ditampilkan dalam bentuk web page report. SAP EP, akan memfasilitasi user dalam mengakses SAP melalui web browser, dalam implementasi SAP EP, biasanya beberapa aplikasi yang memang sering digunakan oleh user akan diconvert menjadi aplikasi berbasis webpage menggunakan teknologi BSP, Webdynpro dll. SAP PI untuk menjembatani kebutuhan interfacing komunikasi data dari SAP ke nonSAP, kebutuhan ini muncul karena dalam sebuah perusahaan biasanya menggunakan lebih dari satu system aplikasi. SAP MI akan memberikan mobile access pada karyawan yang bertugas mobile di lapangan.

Dengan tingkat kompleksitas nya, implementasi MySAP ERP secara menyeluruh pasti akan rumit dan mahal. Beberapa perusahaan yang kami tahu sudah menggunakan landscape se-komplek ini antara lain Pertamina, Excelcomindo Pratama, dan TelKom.

Semoga membantu 🙂

– Radityo Yudhiarto –

SAP NetWeaver 7.01 – ABAP Trial

Posted on Updated on

Barusan browsing browsing di SDN (sdn.sap.com) ketemu SAP trial version untuk 90 hari. Saya belum pernah nyoba sih, tapi mungkin klo ada rekan rekan yang berminat, bisa daftar dulu ke jadi member di sdn.sap.com, terus klik aja ke link_berikut

besar file nya sekitar 3,2 GB, klo paket begini biasanya installasi gak terlalu susah, buat rekan rekan yang tertarik nyoba mungkin nanti bisa didiskusikan klo ada kesulitan pas install ato mo make SAP nya.

Kerja di dunia SAP

Posted on

Pagi ini saya buka milist indo-sap@yahoogroups.com Ada yang posting yang cukup menarik, beberapa pertanyaan dari Pak mansyahtri tentang pekerjaan di dunia SAP, saya coba jawab berdasar pengalaman saya selama berkecimpung di dunia SAP

Tanya : SAP konsultan sama orang yg kerja di perusahaan yang pakai SAP apakah sama kerjanya/job des nya? Kalo beda, bedanya dimana?

Jawab : Walaupun sama sama pegang SAP tetapi job description sedikit berbeda. SAP konsultan lebih berorientasi ke project based, jadi day to day kerjaannya akan sangat terkait dengan proyek yang sedang ditangani, dan biasanya kerja project based akan lebih menantang karena kita akan berhadapan dengan environment baru, business process yang berbeda dan waktu kerja yang dibatasi dengan deadline yang sangat ketat. Sementara kerja di perusahaan yang menggunakan SAP (menjadi user) lebih bersifat handling day to day operation, sementara jikalaupun ada project akan berfungsi sebagai supporting untuk main consultant team

Tanya : Jadi SAP konsultan katanya kerjanya seperti kerja kuda, hampir ga ada waktu luang, pergi pagi pulang pagi lagi terus menerus seperti itu setiap hari, bahkan weekend pun kadang masuk kerja. Ga ada waktu untuk keluarga. Really like that?

Jawab : Bisa ya bisa juga tidak, kerjaan konsultan SAP sangat tergantung pada fase proyek yang berlangsung, di sebuah SAP project ada waktu-waktu dimana SAP konsultan menjadi sangat sibuk, seperti ketika saat saat menjelang go live, dimana semua kerjaan yang memang sangat banyak dan kadang tidak diprediksi saat preparation mau gak mau harus selesai sebelum deadline yang ditentukan. Tetapi ada pula waktu waktu yang cukup longgar, seperti ketika sudah memasuki supporting period, atau masa masa awal project dan pembuatan blue print project dimana hari hari biasanya dihabiskan meeting dengan user so setidaknya masih dapetlah weekend bareng keluarga

Tanya : Lebih enak kerja jadi SAP konsltan atau kerja di perusahaan yg pake SAP?. Plus minus nya apa?

Jawab : Klo ini tergantung person to person, ada orang orang yang memang selalu ingin tantangan, suasana berbeda, ilmu baru mungkin akan lebih suka hidup sebagai konsultan. Sementara yang lebih senang terhadap kehidupan yang lebih stabil, bisa merencanakan acara keluarga jauh jauh hari mungkin akan lebih memilih menjadi SAP user. Plus minus nya mungkin ya ikut pepatah aja high risk high gain

Tanya : Apa bener jadi SAP konsultan bayarannya rate nya tinggi? Beda jauh kah rate nya dengan orang yg kerja di perusahaan yg pake SAP?

Jawab : Sejauh ini sih pendapat ini bisa dikatakan bener. Tapi yang harus dicatat di SAP konsultan tidak ada jenjang karir yang jelas

Tanya : Rate SAP konsultan dengan nol pengalaman SAP nya di Indonesia ini berapa?

Jawab : Ini tergantung perusahaan yang menerima, karena dengan pengalaman nol belum bisa disebut sebagai SAP konsultan kan 🙂

Tanya : Trus kalo rate orang yg bekerja di perusahaan yg pake SAP dengan nol pengalaman SAP di Indonesia ini berapa?

Jawab : Ini juga tergantung perusahaan, mungkin kita hanya dianggap sebagai freshgraduate saat apply tanpa SAP experiences

Tanya : Beda kerja SAP di Indo sama diluar apa, selain dari segi bayarannya yach?

Jawab : Denger denger sih sama aja ya, mungkin bahasanya beda, trus beberapa mungkin ketemu versi aplikasi yang lebih baru dan lebih complicated

Kerja di dunia SAP saat ini mungkin masih terlihat menjanjikan karena oportunity yang didapatkan menjadi lebih terbuka, ini terjadi karena memang SAP digunakan hampir diseluruh penjuru dunia. Tapi yang harus diingat masih banyak juga opportunity di luar SAP, seperti Oracle dan CISCO so yang harus dilakukan mungkin syukuri yang sudah ada dan tetep berjuang dengan sabar untuk mencapai impian kita. Sumonggo klo ada comment comment 🙂

SAP Netweaver an Overview

Posted on Updated on

Untuk teman teman yang sering berinteraksi dengan SAP mungkin sudah familiar ya dengan istilah SAP Netweaver, tapi untuk temen temen yang masuh belajar SAP pasti akan bertanya, apaan sih sapnetweaver? di sini kami akan mencoba sedikit berbagi pengalaman kami.

sapnetweaver

Secara umum, SAP netweaver adalah platform teknologi yang mendukung sebuah implementasi SAP System. Diperkenalkan di awal tahun 2004, SAP netweaver secara perlahan tetapi pasti menjadi agen perubahan dari teknologi Client Server SAP (R/3) ke arah teknologi yang berorientasi Service Oriented Architecture. Saat ini bisa dikatakan SAP Netweaver sudah berada di level 3 sejak kelahirannya, di awali dengan Netwaver 2004 (NW04) , kemudian di akhir 2005 diperkenalkan versi enhachment nya yaitu Netweaver 2004s (NW04s) yang juga dikenal sebagai Netweaver 7.0, dan pengembangan baru di tahun 2008 lalu yang kemudian di release sebagau Netweaver 7.1

Untuk mendukung solusi solusi yang ditawarkan SAP kepada customer, SAP Netweaver meliputi sedikitnya enam teknologi utama

1. SAP Mobile Infrastructure : Memberikan Memudahkan akses SAP dari site site diluar main office, dengan implementasi SAP MI para engineer ataup sales team di lapangan dapat langsung melakukan entri data melalui mobile terminal (PDA) tanpa harus terhubung ke LAN

2. SAP Enterprise Portal : Memberikan kemampuan untuk mengakses aplikasi SAP dan sistem nonSAP dari sebuah web portal

3. SAP Business Information Warehouse : Memberikan fasilitas reporting management dengan kualitas data dan tampilan yang lebih baik. Pada versi 7.0 dan 7.1, SAP BW dikenal dengan SAP Business Intelegence, yang tentu saja ditambahkan beberapa fungsi baru yang mendukung sistem data warehouse yang sudah dikembangkan sebelumnya.

4. SAP Master Data Management : Menghadle konsistensi master data dalam semua landscape yang dimiliki suatu perusahaan

5. SAP Exchange Infrastructur : Menjadi aplikasi yang menjadi interface system antara SAP dan NonSAP. Karena fungsinya sebagai pusat interfacing, SAP XI berubah nama menjadi SAP Process Intergrator (PI) pada Netweaver 7.0 dan 7.1

6. SAP Web Application Server : Transformasi dari SAP Basis, menjadi sebuah middleware yang reliable mendukung semua tipe aplikasi SAP yang berada di atasnya.