Touch it…. SAP Business Object

Posted on Updated on

Tahun 2011, sudah 1 tahun lebih mengenal yang namanya SAP Business Object. Sebelum menjadi bagian dari Produk SAP khususnya yang berhubungan dengan Business Intelligence, Business Object a.k.a BO/BOBJ merupakan perangkat lunak buatan Perancis. Saat itu Business Object sudah mengeluarkan produk yang namanya Business Object XI untuk kebutuhan performance management,planning, analys, reporting.

Dan akhirnya, sejak 7 Oktober 2007, SAP mengumumkan mengakuisi Business Object, yang secara otomatis mengambil alih nama Business Intelligence yang di pegang oleh SAP BI/BW (produk SAP sendiri), sehingga hemat kata, kita bisa mengatakan Business Warehouse itu lebih deket ke SAP BW/BI 3.5/7.0 dan kita bisa mengatakan Business Intelligence itu lebih deket ke SAP Business Object itu sendiri.

Jika kita kelompokan berdasarkan seberapa pentingkah customer, maka kita bisa pisah menjadi 2 yaitu :

  1. Jika ukuran sebuah customer masuk dalam Midsize/SME Company, SAP menawarkan produk untuk SAP Business Object dengan nama SAP Business Object Edge Solution (http://www.sap.com/solutions/sapbusinessobjects/sme/edgeseries/index.epx)
  2. Jika ukuran sebuah customer masuk dalam Corporate Value, SAP menawarkan produk dengan nama SAP Business Object Enterprise Solution (new name: SAP Business Object Business Intelligence Platform) http://www.sap.com/solutions/sapbusinessobjects/large/business-intelligence/index.epx

Jika kita melihat dari fitur yang di tawarkan, jelas untuk level Large Business (Enterprise) lebih lengkap namun dari segi Core sendiri masih mempunyai kemampuan yang tidak jauh beda

Contoh : Jika kita coba install SAP BOBJ Edge dengan core function untuk kebutuhan Universe Designer, WeBI, Life Office, Query of Web Service, BO Portal, Xcelcius semua sudah tersedia mulai dengan produk Midzise ini, namun ketika kita ingin mengaktifkan service yang spesifik seperti explorer (http://explorer.sap.com/experience/html/Pages/index.htm) justru sudah Add-on default sudah ada di SAP BOBJ Enterprise.

Kemungkinan bisa berimpact bagaimana license SAP BOBJ untuk kebutuhan Ukuran sebuah Business di customer, jadi silahkan untuk explore lagi, Produk mana yang justru menjadi inti ke depan penggunaan SAP BOBJ demi memuaskan para Decision Maker.

Jangan sampe kita pake BOBJ hanya untuk kita mengikuti trend di SAP tapi melupakan inti dari apa sebenarnya tujuan kita menggunakan BOBJ, tapi butuh kesiapan dari pengguna untuk menggunakan tools, boleh jadi apa yang di buat secara interface wowwww..tapi apa yang di tampilkan cuma sekedar informasi yang justru yang kurang “bunyi” di mata Manajemen🙂, apalagi ketika di gunakan di level manajemen buka dashboard bisa menghabiskan waktu nunggu “loading” :-p

So, SAP BOBJ masih menjadi challenge buat pare SAP-ers..Good Luck for win this Best Competition.

SAP Business Object
SAP Business Object

 

– Gochi Elin Kuswoyo –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s